Asal Usul Mengapa Belanda Menjajah Indonesia Selama 350 Tahun

Tahukah Anda bahwa karena sebuah bukulah maka bangsa Belanda bisa sampai di Nusantara dan melakukan penjajahan atas bumi yang kaya raya ini selama berabad-abad? Buku tersebut berjudul "Itinerario naer Oost ofte Portugaels Indien", yang ditulis Jan Huygen van Linshoten di tahun 1595. Inilah kisahnya:

http://www.williamreesecompany.com/reeseco/images/items/WRCAM41708.jpg
Jauh sebelum Eropa terbuka matanya mencari dunia baru, warga pribumi nusantara hidup dalam kedamaian. Situasi ini berubah drastis saat orang-orang Eropa mulai berdatangan dengan dalih berdagang, namun membawa pasukan tempur lengkap dengan senjatanya. Hal yang ironis, tokoh yang menggerakkan roda sejarah dunia masuk ke dalam kubangan darah adalah dua orang Paus yang berbeda. Pertama, Paus Urbanus II, yang mengobarkan perang salib untuk merebut Yerusalem dalam Konsili Clermont tahun 1096. Dan yang kedua, Paus Alexander VI.

Dalam tempo beberapa tahun saja, Belanda telah menjajah Hindia Timur dan hal itu berlangsung lama hingga baru merdeka pada tahun 1945
Perang Salib tanpa disadari telah membuka mata orang Eropa tentang peradaban yang jauh lebih unggul ketimbang mereka. Eropa mengalami pencerahan akibat bersinggungan dengan orang-orang Islam dalam Perang Salib ini. Merupakan fakta jika jauh sebelum Eropa berani melayari samudera, bangsa Arab telah dikenal dunia sebagai bangsa pedagang pemberani yang terbiasa melayari samudera luas hingga ke Nusantara.

Bahkan kapur barus yang merupakan salah satu zat utama dalam ritual pembalseman para Fir’aun di Mesir pada abad sebelum Masehi, didatangkan dari satu kampung kecil bernama Barus yang berada di pesisir barat Sumatera tengah. Dari pertemuan peradaban inilah bangsa Eropa mengetahui jika ada satu wilayah di selatan bola dunia yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya, yang tidak terdapat di belahan dunia manapun.


Negeri itu penuh dengan karet, lada, dan rempah-rempah lainnya, selain itu Eropa juga mencium adanya emas dan batu permata yang tersimpan di perutnya. Tanah tersebut iklimnya sangat bersahabat, dan alamnya sangat indah. Wilayah inilah yang sekarang kita kenal dengan nama Nusantara. Mendengar semua kekayaan ini Eropa sangat bernafsu untuk mencari semua hal yang selama ini belum pernah didapatkannya.


Paus Alexander VI pada tahun 1494 memberikan mandat resmi gereja kepada Kerajaan Katolik Portugis dan Spanyol melalui Perjanjian Tordesillas. Dengan adanya perjanjian ini, Paus Alexander dengan seenaknya membelah dunia di luar daratan Eropa menjadi dua kapling untuk dianeksasi. Garis demarkasi dalam perjanjian Tordesilas itu mengikuti lingkaran garis lintang dari Tanjung Pulau Verde, melampaui kedua kutub bumi. Ini memberikan Dunia Baru kini disebut Benua Amerika kepada Spanyol. Afrika serta India diserahkan kepada Portugis.


Paus menggeser garis demarkasinya ke arah timur sejauh 1.170 kilometer dari Tanjung Pulau Verde. Brazil pun jatuh ke tangan Portugis. Jalur perampokan bangsa Eropa ke arah timur jauh menuju kepulauan Nusantara pun terbagi dua. Spanyol berlayar ke Barat dan Portugis ke Timur, keduanya akhirnya bertemu di Maluku, di Laut Banda. Sebelumnya, jika dua kekuatan yang tengah berlomba memperbanyak harta rampokan berjumpa tepat di satu titik maka mereka akan berkelahi, namun saat bertemu di Maluku, Portugis dan Sanyol mencoba untuk menahan diri.


Pada 5 September 1494, Spanyol dan Portugal membuat perjanjian Saragossa yang menetapkan garis anti-meridian atau garis sambungan pada setengah lingkaran yang melanjutkan garis 1.170 kilometer dari Tanjung Verde. Garis itu berada di timur dari kepulauan Maluku, di sekitar Guam.


Sejak itulah, Portugis dan Spanyol berhasil membawa banyak rempah-rempah dari pelayarannya. Seluruh Eropa mendengar hal tersebut dan mulai berlomba-lomba untuk juga mengirimkan armadanya ke wilayah yang baru di selatan.


Ketika Eropa mengirim ekspedisi laut untuk menemukan dunia baru, pengertian antara perdagangan, peperangan, dan penyebaran agama Kristen nyaris tidak ada bedanya. Misi imperialisme Eropa ini sampai sekarang kita kenal dengan sebutan “Tiga G”: Gold, Glory, Gospel. Seluruh penguasa, raja-raja, para pedagang, yang ada di Eropa membahas tentang negeri selatan yang sangat kaya raya ini.


Mereka berlomba-lomba mencapai Nusantara dari berbagai jalur. Sayang, saat itu belum ada sebuah peta perjalanan laut yang secara utuh dan detil memuat jalur perjalanan dari Eropa ke wilayah tersebut yang disebut Eropa sebagai Hindia Timur. Peta bangsa-bangsa Eropa baru mencapai daratan India, sedangkan daerah di sebelah timurnya masih gelap.


Dibandingkan Spanyol, Portugis lebih unggul dalam banyak hal. Pelaut-pelaut Portugis yang merupakan tokoh-tokoh pelarian Templar (dan mendirikan Knight of Christ), dengan ketat berupaya merahasiakan peta-peta terbaru mereka yang berisi jalur-jalur laut menuju Asia Tenggara.


Peta-peta tersebut saat itu merupakan benda yang paling diburu oleh banyak raja dan saudagar Eropa. Namun ibarat pepatah,“Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga”, maka demikian pula dengan peta rahasia yang dipegang pelaut-pelaut Portugis.


Sejumlah orang Belanda yang telah bekerja lama pada pelaut-pelaut Portugis mengetahui hal ini. Salah satu dari mereka bernama Jan Huygen van Linschoten. Pada tahun 1595 dia menerbitkan buku berjudul Itinerario naer Oost ofte Portugaels Indien, Pedoman Perjalanan ke Timur atau Hindia Portugis, yang memuat berbagai peta dan deksripsi amat rinci mengenai jalur pelayaran yang dilakukan Portugis ke Hindia Timur, lengkap dengan segala permasalahannya.


Buku itu laku keras di Eropa, namun tentu saja hal ini tidak disukai Portugis. Bangsa ini menyimpan dendam pada orang-orang Belanda. Berkat van Linschoten inilah, Belanda akhirnya mengetahui banyak persoalan yang dihadapi Portugis di wilayah baru tersebut dan juga rahasia-rahasia kapal serta jalur pelayarannya.


Para pengusaha dan penguasa Belanda membangun dan menyempurnakan armada kapal-kapal lautnya dengan segera, agar mereka juga bisa menjarah dunia selatan yang kaya raya, dan tidak kalah dengan kerajaan-kerajaan Eropa lainnya.


Pada tahun 1595 Belanda mengirim satu ekspedisi pertama menuju Nusantara yang disebutnya Hindia Timur. Ekspedisi ini terdiri dari empat buah kapal dengan 249 awak dipimpin Cornelis de Houtman, seorang Belanda yang telah lama bekerja pada Portugis di Lisbon. Lebih kurang satu tahun kemudian, Juni 1596, de Houtman mendarat di pelabuhan Banten yang merupakan pelabuhan utama perdagangan lada di Jawa, lalu menyusur pantai utaranya, singgah di Sedayu, Madura, dan lainnya. Kepemimpinan de Houtman sangat buruk.


Dia berlaku sombong dan besikap semaunya pada orang-orang pribumi dan juga terhadap sesama pedagang Eropa. Sejumlah konflik menyebabkan dia harus kehilangan satu perahu dan banyak awaknya, sehingga ketika mendarat di Belanda pada tahun 1597, dia hanya menyisakan tiga kapal dan 89 awak. Walau demikian, tiga kapal tersebut penuh berisi rempah-rempah dan benda berharga lainnya.


Orang-orang Belanda berpikiran, jika seorang de Houtman yang tidak cakap memimpin saja bisa mendapat sebanyak itu, apalagi jika dipimpin oleh orang dan armada yang jauh lebih unggul. Kedatangan kembali tim de Houtman menimbulkan semangat yang menyala-nyala di banyak pedagang Belanda untuk mengikut jejaknya. Jejak Houtman diikuti oleh puluhan bahkan ratusan saudagar Belanda yang mengirimkan armada mereka ke Hindia Timur.

Tujuh Keajaiban Dunia Purba

keajaiban dunia adalah suatu karya yang sangat dashyat yang telah diciptakn oleh suku-suku terdahulu yang mampu membuat suatu peradaban dan mampu menciptkan bermacam-macam bangunan yang hampir sebagai bangunan itu memiliki arsitektur yang baik dan juga kehebatan mereka membangun suatu bangunan yang dikemudian hari telah menjadi keajaiban dunia.
tujuh keajaiban yang telah diakui dunia .akan tergeser oleh beberpa nominasi dari negara-negara lain yang mengajukan masing-masing daerah (negara) mereka untuk menjadi nominasi atau bahkan menjadi anggota sebagai predikat 7 keajaiban dunia.
nah sebelum itu juga kita perlu memperhatikan bagaiman keajaiabn dunia yang dulu yang kesemuanya telah hancur terkecuali pyramid khufu,yang masih bertahan.

Tujuh Keajaiban Dunia Purba:

1.Piramid Agung Giza,
2.Taman Tergantung Babylon,
3.Kuil Artemis,
4.Berhala Zeus di Olympia,
5. Makam Maussollos,
6.Patung Raksasa Rhodes
7.Rumah Api Iskandariah

Piramid Agung Giza:
Piramid Agung Kufu merupakan satu daripada Tujuh Keajaiban Dunia yang tertua dan
yang terakhir masih tinggal. Piramid ini dipercayai dibina sebagai makam untuk Firaun Kufu (nama Greek: Cheops; tempoh pemerintahan: 2606-2583 SM) daripada Wangsa Mesir Keempat. Arkiteknya ialah Hemon, saudara Kufu. Piramid ini siap dibina pada sekitar tahun 2580 SM, setelah menelan masa 20 tahun.

Taman Tergantung Babylon:
Taman Tergantung Babylon (juga dikenali sebagai Taman Tergantung Semiramis) dan tembok-tembok Babylon (kini Iraq) telah dipertimbangkan untuk menjadi salah satu daripada Tujuh Keajaiban Dunia. Kedua-duanya telah dibina oleh Raja Nebuchadnezzar II (604-562 BC), cucu kepada Raja Hammurabi yang terkenal, sekitar tahun 600 SM . Taman tergantung Babylon terletak sekitar 50 kilometer selatan Baghdad, Iraq di sebelah tebing timur Sungai Euphrates.
Taman Tergantung sebenarnya tidaklah betul-betul "tergantung" seperti terikat dengan tali. Namanya datang dari terjemahan yang kata Yunani kremastos atau kata Latin pensilis, yang bermaksud bukan hanya "tergantung” tetapi "anjung," seperti terletak di atas berandah atau suatu teres.

Kuil Artemis:
Kuil Artemis (B. Greek: Ἀρτεμίσιον Artemision, B. Latin: Artemisium) merupakan kuil tamadun Yunani Purba yang dibina untuk menyembah tuhan Artemis. Kuil ini dibina pada 550 S.M. di Ephesus yang terletak di negara Turki hari ini. Kuil ini tergolong dalam senarai Tujuh Keajaiban Dunia Purba tetapi telahpun dimusnahkan oleh Herostratus.

Berhala Zeus di Olympia:
Berhala Zeus di Olympia diukir oleh pengukir klasik terkenal iaitu Phidias (Kurun ke-5 Sebelum Masihi) kira-kira 435 SM, di Yunani
"Di tangan kanannya, sebuah bentuk 'Kemenangan' yang dibuat daripada gading dan emas. Di tangan kirinya, cogan alamnya yang digenggam dengan keseluruhannya logam, dan seekor helang bertenggek di atasnya. Sandal dewa dibuat daripada emas, begitu jugalah dengan jubahnya." — Pausianas si orang Yunani (abad ke-2 Selepas Masihi).

Makam Maussollos:

Makam Maussollos di Halicarnassus (kini Bodrum, Turki) merupakan sebuah makam besar yang dibina untuk Satrap (Gabernur) wilayah Parsi Curia Maussollos oleh isteri dan adiknya Artemisia II dari Caria. Bangunan makam direka oleh arkitek Yunani purba Satyrus dan Pythius. Tinggi makam ini 45 meter. Di dinding luarnya terdapat ukiran dan seni pahat. Antipater dari Sidon telah memasukkannya dalam senarai Tujuh Keajaiban Dunia.
Makam ini dibina antara tahun 353 dan 350 SM dan berdiri selama 1,700 tahun. Bangunan ini akhirnya musnah akibat beberapa gempa bumi pada abad ke-14 dan ke-15.

Patung Raksasa Rhodes:

Patung Raksasa Rhodes merupakan sebuah patung besar yang melambangkan tuhan Yunani purba Helios yang terletak di Rhodes, iaitu sebuah pulau Yunani. Patung ini didirikan oleh Chares dari Lindos antara 292 dan 280 SM dan merupakan salah satu daripada Tujuh Keajaiban Dunia zaman purba. Patung Raksasa Rhodes berdiri setinggi 30 meter dan diperbuat daripada gangsa. Namun, selepas 56 tahun dibina, patung ini musnah akibat gempa bumi pada 226 SM.

Rumah Api Iskandariah:

Rumah Api Iskandariah ataupun (Pharos Iskandariah) merupakan sebuah rumah api yang dibina pada abad ke-3 SM di pulau Pharos berhampiran dengan kota Iskandariah purba, Mesir purba. Ketinggiannya dianggar melebihi 115 meter dan merupakan antara struktur tertinggi ciptaan manusia selama beratus-ratus tahun. Antipater dari Sidon telah menyenaraikannya dalam senarai Tujuh Keajaiban Dunianya.

sumber: kaskus.us

Organisasi Rahasia Bilderberg Group

Organisasi rahasia Bilderberg Group adalah salah satu pemeran dari organisasi-organisasi rahasia yang mengendalikan dunia. Kebanyakan masyarakat hanya menyepelekan mereka, tapi tahukan anda jika nasib anda, keluarga anda, bahkan semua orang di dunia sering diperhitungkan ketika mereka bertemu dalam acara pertemuan tahunan Bilderberg Group?

Sebelumnya saya sama sekali tidak menaruh minat kepada mereka, saya lebih tertarik kepada Opus Dei, Freemason, Rothschild atau Illuminati, namun sebuah buku yang telah menjadi bestseller di 49 negara, telah mendeskripsikan mereka dengan begitu menakutkan dan membuat saya berkesimpulan untuk setidaknya mengangkat
The Bilderberg Group dalam artikel di blog ini. Bilderberg Group telah turut mengendalikan dunia dengan cara mereka sendiri, sama seperti organisasi-organisasi rahasia lainnya yang ikut mengendalikan dunia dalam cara yang tidak wajar. Bilderberg Group tidak begitu berbeda jauh, anggota-anggota mereka terdiri dari orang-orang yang mempunyai pengaruh untuk setidaknya mampu melakukan lobi-lobi ke petinggi-petinggi negara di dunia ketiga. Lebih menakutkannya lagi, beberapa sumber telah mengatakan jika CIA, MI6, KGB dan beberapa dinas intelejen rahasia negara-negara di seluruh dunia telah dikepalai oleh anggota-anggota dari Bilderberg Group yang berarti mereka mempunyai akses ke hampir semua database negara-negara maju di dunia.

Awal Organisasi Bilderberg Group

Hotel Bilderberg yang menjadi tempat pertemuan pertama Bilderberg Group

Józef Retinger

Pada awalnya, organisasi ini tidak ada unsur untuk mengendalikan dunia sama sekali. Setidaknya itulah yang terjadi pada konferensi pertama di hotel Bilderberg Group awal yang merupakan titik awal dari terbentuknya organisasi rahasia ini. Konferensi pertama mereka berlangsung di Hotel de Bilderberg di Oosterbeek, Belanda pada tanggal 29 sampai 31 Mei 1954. Konferensi awal ini bukanlah merupakan suatu konferensi tingkat tinggi yang resmi, tapi justru jauh sekali dari unsur tidak resmi. Pertemuan itu hanya dihadiri oleh sekitar 130 undangan yang merupakan wakil dari negara-negara maju Eropa dan Amerika, saat itu 1 negara diwakili oleh 2 orang delegasi dan kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang berpengaruh di bidang politik, perbankan, bisnis, militer, maupun media publik. Konferensi awal ini diselenggarakan di bawah pengawasan keamanan yang sangat ketat, sehingga kesan ‘tidak resmi’-nya terlihat begitu samar.
Pertemuan pertama ini diprakarsai oleh beberapa tokoh termasuk Józef Retinger, yang prihatin dengan perkembangan kelompok anti-Amerika di Eropa Barat. Retinger kemudian me-lobi Pangeran Bernhard dari Belanda yang setuju dengan pendapat Retinger yang dianggap brilian, selanjutnya para tokoh lainnya yang ikut terlibat antara lain adalah perdana menteri Belgia, Paul Van Zeeland, juga direktur utama Unilever Belanda saat itu, Paul Rijkens. Selanjutnya, Pangeran Bernhard menghubungi Walter Bedell Smith yang merupakan direktur CIA saat itu, untuk kemudian meminta keterlibatan Charles Douglas Jackson sebagai penasehat Eisonhower pada saat itu. Pertemuan pertama ini akhirnya mampu mempertemukan 50 delegasi dari 11 negara-negara Eropa, dan 11 negara-negara Amerika.

Pertemuan mereka selanjutnya telah menghasilkan beberapa kekuatan baru dalam tubuh organisasi ini sendiri. Pada tahun 1957, dimana konferensi ini pertama kali diadakan di Amerika, organisasi ini mampu membuat
Ford Foundation menyumbangkan $ 30.000. Jumlah ini merupakan suatu jumlah yang sangat luar biasa pada saat itu. Selanjutnya, pertemuan mereka terus berlangsung setiap tahun, terakhir diadakan di Athena pada tahun 2009. Dalam pertemuan di Athena tersebut, seorang wartawan ditangkap hanya karena mendokumentasikan pertemuan tersebut.

Pengaruh Bilderberg Group

Dalam setiap pertemuan mereka, mereka telah mengundang beberapa tokoh yang dianggap sebagai perangkat yang berguna dalam rencana global mereka. Setiap tokoh yang mereka undang khusus, terbukti telah menjadi tokoh-tokoh penting yang ikut menorehkan sejarah penting dunia.


Bill Clinton

Sebagai contoh, pada tahun 1991 seorang gubernur negara bagian Amerika di ArkansasBill Clinton diundang untuk menghadiri pertemuan Bilderberg di Baden-Baden, Jerman pada tahun 1991. Dalam pertemuan tersebut, David Rockefeller (salah seorang petinggi Bilderbrg Group) mengatakan kepada Clinton jika prioritas utama dari Bilderbrg Group adalah NAFTA (North America Free Trade Agreement). Clinton kemudian ditawari posisi presiden dengan tentunya membantu terlaksananya NAFTA sebagai timbal balik dari posisi presiden yang akan dijanjikan.
Hasilnya? Pada pemilu setahun kemudian, sejarah menorehkan nama Bill Clinton sebagai presiden yang terpilih pada pemilu pada tahun 1992. Selama pemerintahannya, dia terkenal sebagai tokoh pemrakarsa NAFTA. Bill Clinton juga telah mampu membuat orang seperti saya (anak Indonesia) diajarkan mengenai NAFTA di SMP. Itu semua terjadi sebagai akibat dari pertemuan Bilderberg Group di Jerman pada tahun 1991.
bernama
Tokoh lainnya lagi, misalnya, Tony Blair. Ia menghadiri pertemuan Bilderberg pada tahun 1993. Pada bulan Juli 1994 kemudian karirnya melonjak drastis dengan langsung menjadi pemimpin partai. Pada bulan Mei 1997 kemudian, sejarah memorehkan namanya sebagai salah satu perdana menteri yang telah ikut ambil bagian dalam sejarah pemerintahan dunia.

Beberapa orang Amerika yang saya jumpai di salah satu forum Amerika, bahkan mulai meragukan lagi tentang sistem pemilu mereka. Ketika saya mengaku sebagai orang Amerika (bohong tidak selamnya jahat) dan ‘melempar trit sembunyi badan’ dengan pertanyaan,
"So do u still think we get to chose our president??", balasan keempat yang saya terima adalah,
"No, we only get to select from candidates groups such as the Bilderberg anoint for us to vote on. This has been specially true since, at least, Bush One, all the way to the present."
Balasan selanjutnya memang kebanyakan bernuansa politik partai, tapi setidaknya saya sudah puas dengan mengetahui jika ada beberapa orang Amerika yang sudah menanggapi tentang pengaruh dari Bilderberg Group.

Bilderberg Group memang telah melebarkan sayap pengaruhnya di dua sisi dari lautan Atlantik. Uni Eropa, Perjanjian Roma, mata uang tunggal Eropa (Euro), akhir Perang Dingin, NAFTA,
Brady Plan (Presiden Ronald Reagan menyediakan 50 miliar dollar AS untuk negara-negara dunia ketiga dan komunis) dan dipecatnya Margaret Thatcher dari kursi Perdana Menteri Inggris karena menolak dibentuknya Uni Eropa adalah contoh kecil dari sederet kuasa Bilderberg Group ini. Bilderberg Group telah melebarkan kerajaan sayapnya di dua sisi lautan Atlantik. Organisasi mereka samar, rapi, dan bersih, kekuatan organisasi mereka mampu menggalang dukungan dari berbagai petinggi-petinggi dunia ketiga, dan ini semua mampu untuk membuat kita bertanya, “mungkinkah mereka telah menjangkau Asia?”.

Konspirasi Tingkat Tinggi

Organisasi Bilderberg Group benar-benar rahasia. Setiap rapat dilaksanakan dengan begitu tertutup, dan tidak boleh ada dokumentasi. Seperti yang sudah saya katakan di atas, pada tahun 2009 lalu, ketika dilangsungkannya pertemuan Bilderberg Group di resort Astir Palace, Athena, Yunani, tepatnya pada tanggal 14 – 16 Mei, seorang wartawan ditangkap hanya karena mendokumentasikan pertemuan mereka dari luar gedung. Mereka terlalu tertutup untuk didokumentasikan meskipun hanya dari luar gedung. Karena kerahasiaan yang sangat ketat inilah Bilderberg Group dituduh telah diam-diam sedang menyusun skenario untuk menguasai dunia. Kritik tersebut juga dilntarkan secara terang-terangan oleh John Birch Society, seorang penulis Kanada, Daniel Estulin (ia menghabiskan 15 tahun dari hidupnya untuk mengumpulkan informasi dari Bilderberg Group), penulis Inggris, David Icke, seorang jurnalis Amerika, Jim Tucker dan seorang penyiar radio, Alex Jones.

Satu Penguasa Tunggal Dunia

Mungkin ada yang masih ingat dengan film kartun “Pinky and The Brain”, film kartun yang mengisahkan tentang dua tikus yang selalu ingin menguasai dunia. Film ini memang hanya terkesan sebagai hiburan belaka bagi anak-anak, tapi jauh dari itu, saya justru menangkap jika sang director dari film ini telah mempunyai imajinasi tentang akan adanya seseorang atau kelompok yang memiliki tujuan untuk menguasai dunia, artinya suatu tatanan dunia baru dengan satu penguasa tunggal bukanlah mimpi tunggal para organisasi rahasia dunia, bahkan para manusia dengan imajinasi normal sekalipun telah memimpikannya. Dalam bible sendiri, munculnya suatu tatanan dunia dengan satu penguasa tunggal dunia, dikatakan sebagai salah satu tanda akhir zaman. Hingga saat ini, organisasi-organisasi rahasia yang saya anggap sedang mengatur dunia dengan invisible hand-nya masing-masing adalah:

Rothschild.
Keuangan dunia sedang ditata dengan rapi oleh mereka. Krisis ekonomi Amerika, politik keuangan di Zimbabwe, dan banyak lagi kasus lain yang telah membuat mereka patut diperhitungkan.

Freemason.
Siapa yang tidak pernah mendengar rumor tentang mereka, menguasai microsoft, memiliki orang-orang yang berpengaruh di dunia, singkatnya mereka banyak menguasai sektor-sektor vital dunia.

Illuminati.
Misterius dan memiliki pengaruh. Hanya itu yang saya mampu deskripsikan mengenai mereka.

Opus Dei.
Organisasi rahasia katolik ini juga mempunyai suatu hidden power yang mampu membuat kebijakan-kebijakan Vatikan masih mampu ditegakkan di negara-negara Eropa dan Amerika. Meskipun ‘tujuan menguasai dunia’ tidak tampak dari mereka, tapi pengaruhnya cukup mampu untuk membuat mereka diperhitungkan.

Bilderberg Group.
Menguasai para pemimpin-pemimpin negara-negara maju di Amerika dan Eropa. Memiliki cukup pengaruh untuk disandingkan dengan organisasi-oraganisasi rahasia lainnya.

sumber: http://feedproxy.google.com/~r/Noock/~3/xEEpEq-JIBw/organisasi-rahasia-bilderberg-group.html

Powered By Blogger

Selamat Datang !!!

Selamat datang di blog saya yang sederhana, silahkan menikmati berita-berita yang ada.
Dan jangan lupa untuk memberi komentar...

Followers

Blog Archive